Laman

Minggu, 05 Februari 2017

APAKAH YANG TERJADI PADA DIRIMU SAAT DI RAHIM IBU?
      Sebelum membahas apakah yang terjadi pada rahim ibu, kalian harus mengetahui organ tubuh apa saja yang berperan  dalam pembentukan janin dalam kandungan. Organ tersebut adalah organ reproduksi.  Organ reproduksi yang terlibat meliputi organ reproduksi pria dan wanita sehingga pembahasan secara menyeluruh dinamakan sistem reproduksi.

       A.       Pembahasan pertama adalah tentang bagian-bagian organ reproduksi pria. Organ reproduksi pada pria yang utama yaitu ;
1.       Testis sebagai tempat memproduksi sel sperma dan memproduksi hormone testosterone.
2.       Skrotum adalah kantong kulit yang melindungi testis berfungsi tempat bergantungnya testis.
3.       Vas defferent merupakan saluran yang bermuara dari epididimis ke urethra, berfungsi tempat penyimpanan sperma sebelum dikeluarkan melalui penis .
4.       Epididmis adalah saluran-saluran yang lebih kecil dari vas defferent yang mempunyai bentuk berkelok-kelok dan mambentuk bangunan seperti topi. Epididimis berfungsi sebagai tempat pematangan sel sperma.
5.       Urethra berfungsi untuk membawa sperma dan urine keluar tubuh atau merupakan saluran sperma dan urine.
6.       Vesikula seminalis berfungsi memberikan tempat yang basah bagi sperma agar sperma dapat berenang, juga sebagai tempat penampung spermatozoa dari testis.
7.       Penis untuk mengalirkan sperma keluar.
Untuk lebih jelas bagian-bagian organ reproduksi  pria  dapat dilihat gambar berikut ini ..

Gambar alat reproduksi pria
Pembahasan selanjutnya,  tentang organ reproduksi wanita. Organ produksi pada wanita yang utama yaitu:
1. Vulva merupakan daerah yang menyelubungi vagina. Vulva terdiri dari mons pubis, labia, klitoris, dan saluran kemih. Mons pubis adalah gundukan jaringan lemak yang terdapat dibagian bawah perut. Labia adalah lipatan berbentuk seperti bibir yang terletak didasar mons pubis. Labia terdiri dari 2 yaitu bibir luar (labia mayora, yang berbentuk tebal dan besar) dan bibir dalam (labia minora, yang berbentuk tipis yang menjaga jalan masuk vagina). Sedangkan klitoris terletak pada pertemuan kedua labia tersebut.
2.  Ovarium (indung telur) berfungsi memproduksi sel telur dan hormon estrogen dan progesteron.
3.  Servik atau mulut rahim adalah bagian terdepan dari rahim yang berfungsi memproduksi cairan berlendir
4.  Tuba fallopi (saluran telur) sebagai saluran yang menghubungkan antara ovarium dan uterus.
5.  Uterus (rahim) sebagai tempat pertumbuhan embrio menjadi janin. Bentuk rahim seperti buah pear, berongga dan berotot, sebelum hamil beratnya 30-50 gram dengan ukuran panjang 9 cm dan lebar 6 cm kurang lebih sebesar telur ayam kampong. Pada saat hamil mampu membesar dan beratnya memcapai 1000 gram. Rahim terdiri atas 3 lapisan yaitu:
a.       Lapisan parametrium, adalah lapisan paling luar yang berhubungan dengan rongga perut.
b.       Lapisan miometrium, adalah lapisan yang berfungsi mendorong bayi keluar pada proses persalinan (kontraksi).
c.       Lapisan endometrium, adalah lapisan dalam sebagai tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi, mengandung lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.
Untuk lebih jelas bagian-bagian organ reproduksi wanita dapat dilihat gambar berikut ini ..

 B. Pembahasan yang kedua adalah proses pembentukan sel sperma dan sel telur. Pembentukan sel sperma disebut spertogenesis dan pembentukan sel telur disebut oogenesis. Proses pembentukan kedua sel kelamin tersebut diuraiakan lebih lengkap di bawah ini 
Spematogenesis dan Oogenesis
a.         Spermatogenesis adalah proses pembentukan  dan pemasakan sperma. Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus testis. Dalam tubulus tersebut terdapat sel sperma yang disebut spermatogonium. Spermatogonium kemudian membelah secara meiosis menghasilkan spermatogonium yang haploid. Spermatogonium ini kemudian membesar membentuk spermatosit primer. Spermatosit primer seterusnya akan membelah secara meiosis I untuk menghasilkan dua spermatosit sekunder yang haploid. Kemudian setiap spermatosit sekunder akan membelah secara meiosis II untuk menghasilkan spermatid yang haploid. Sel-sel spermatid akan berdeferensiasi menjadi spermatozoa (sperma).
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram di bawah ini.
Untuk lebih jelasnya dengarkan tentang penjelasan spermatogenesis berikut ini.

 b. Oogenesis adalah proses pembentukan ovum (sel telur) yang terjadi di ovarium. Oogenesis diawali dengan pembelahan mitosis lapisan luar ovarium untuk membentuk oogonium yang diploid yang disebut folikel primer. Ketika folikel tumbuh, oosit primer membelah secara meiosis I menghasilkan satu oosit sekunder dan badan kutub. Oosit sekunder kemudian berkembang menjadi ovum haploid yang siap untuk dibuahi oleh sperma.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram di bawah ini.

Untuk lebih jelasnya dengarkan tentang penjelasan oogenesis berikut ini.


Fertilisasi dan Perkembangan Embrio.
       Proses pertemuan dan peleburan antara sel telur dan sel sperma disebut fertilisasi atau pembuahan. Proses ini diawali dengan ovum matang  dilepas ovarium (proses ovulasi) dan ditangkap rumbai-rumbai pada corong tuba fallopi yang diesbut fimbria. Jika ada sel sperma masuk. Maka ovum dibuahi oleh sperma. Ovum yang sudah dibuahi membentuk zogot, kemudian zigot bergerak menuju rahim. Jika ovum tidak dibuahi sperma, jaringan dalam dinding rahim yang telah menebal dan banyak pembuluh darah akan rusak dan luruh sehingga terjadi menstruasi.
       Bersamaan dengan terjadinya pematangan ovum, sel-sel dinding rahim tumbuh menebal dan banyak pembuluh darah sehingga pada saat zigot dating dan menempel tidak terjadi gangguan. Pematangan ovum dan penebalan dinding rahim dipengaruhi hormone estrogen dan progesterone. Di rahim embrio berkembang selama 9 bulan untuk menjadi bayi.
Perkembangan embrio melalui tahapan sebagai berikut:
a.       Usia 4 minggu, sudah tampak pertumbuhan mata dan telingga.
b.       Usia 8 minggu, sudah terbentuk janin yang mirip dengan bayi, mulai tampak tangan, jari tangan, hidung dan kaki.
c.       Usia 10 minggu, panjang janin lebih kurang 6 cm dan sudah terlihat seperti bayi. Ukuran kepala lebih besar daripada ukuran badan.
d.       Usia 16 minggu, panjang janin telah mencapai 40 cm dan memiliki organ yang sudah lengkap.
e.       Usia 40 minggu, janin sudah siap untuk dilahirkan.
Selama dalam rahim, embrio mendapatkan nutrisi dari induknya melalui plasenta, selain itu plasenta berfungsi pula untuk:
a.       menyalurkan makanan dari induk ke embrio.
b.       Mengalirkan zat-zat sampah dari embrio ke dalam darah induknya.
c.       Melindungi janin dari berbagai zat racun atau kuman penyakit.
Agar lebih jelas perhatikan vido proses penciptaan manusia karya HarunYahya di bawah ini


Masa Subur

Masa subur adalah masa dimana terjadinya pelepasan sel telur pada perempuan.  Titik puncak kesuburan terjadi pada hari ke 14 sebelum masa menstruasi berikutnya.  Tetapi tanggal menstruasi berikutnya sering kali tidak pasti pada remaja.  Biasanya diambil perkiraan masa subur 3-5 hari sebelum dan sesudah hari ke 14 tersebut.  Pada masa remaja pencegahan kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual pada masa subur (sistem kalender), tidak dapat diandalkan.  Ini disebabkab siklus mentruasi pada remaja perempuan biasanya tidak teratur.

Siklus Haid Pada Wanita

Selama siklus haid tubuh wanita siap untuk menghadapi kehamilan. Siklus ini diatur oleh empat hormon seksual. Hormon perangsang folikel dan hormon peluruh yang disekresi oleh kelenjar pituitari menyebabkan sebuah telur di folikel menjadi matang dan dilepaskan. Telur dan folikelnya mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron yang membuat dinding rahim menebal. Telur yang terbuahi akan membenamkan diri ke dinding rahim tersebut . Bila tidak terbuahi telur akan keluar dari tubuh bersama darah dan sel-sel dinding tersebut saat haid. Siklus berlangsung selama 28 hari namun bisa bervariasi setiap bulannya dan bisa berbeda pada setiap perempuan. Jarak antara satu haid dengan haid berikutnya tidak sama pada setiap orang. Adakalanya 21 hari atau bisa juga 35 hari.
Pada masa sekitar menstruasi, menjelang dan sesudah menstruasi sebagian remaja perempuan diliputi suasana yang tidak menentu dan juga perasaan yang kurang nyaman atau terasa sakit di sekitar bawah pusar. Hal in bisa saja membuat seorang perempuan menjadi cepat lelah dan mudah tersinggung perasaannya.

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

Penyakit menular seksual biasanya ditularkan dari orang ke orang melalui kontak seksual, tidak hanya hubungan kelamin tapi juga melalui anal ataupun oral. Data menunjukkan 2/3 orang dengan penyakit menular seksual terinfeksi sebelum umur 25 tahun. Jika kita berpikir bahwa kita dapat mengenali seseorang yang memiliki PMS atau tidak berarti kita SALAH. Tidak semua jenis PMS memiliki gejala yang dapat dilihat dari luar. Banyak PMS justru tidak menunjukkan gejala yang dapat diamati.
Kelainan/penyakit yang berhubungan dengan alat reproduksi antara lain;
1. AIDS disebabkan oleh virus HIV yang menyerang kekebalan tubuh.
2. Gonorhoe (kencing nanah) adalah penyakit yang menyerang selaput lendir uretra, leher rahim dan organ lain yang disebabkan oleh bakteri,
3. Herpes genetalis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus Herpessimplek dengan tanda-tanda timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka terbuka atau lepuhan berair.
4. Sifilis (raja singa) disebabkan oleh bakteri Troponema polidium dengan tanda-tanda luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir, pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian paha, nyeri pada tulang dan sendi.
Berikut contoh penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual/penyakit menular seksual (PMS).
  • Chlamydia
    PMS yang paling umum yang dapat menyebabkan sterilitas. Infeksi ini sering tidak menunjukkan gejala yang jelas.
  • Gonorrhea
    Salah satu PMS yang paling umum dan dapat disembuhkan. Dapat ditularkan melalui hubungan seksual, anal ataupun oral.
  • Genital Human Papiloma Virus
    Sering menimbulkan kutil pada alat kelamin. Beberapa tipe menunjukkan kemungkinan mengarah terhadap terjadinya keganasan seperti kanker serviks, penis ataupun anus. Pap Smear adalah salah satu tes yang direkomendasikan untuk memeriksa/mendeteksi dini kemungkinan terjadinya kanker serviks pada wanita.
  • Herpes
    Infeksi yang sangat nyeri yang disebabkan oleh virus. Kalian dapat membawa virus tersebut tanpa gejala dan tetap berpotensi menularkan virus ini. Herpes dapat dirawat tapi sulit disembuhkan total.
  • Hepatitis B
    Infeksi ini dapat menyebabkan infeksi kronis dan kerusakan hati permanen bahkan kematian. Hepatitis B sangat menular dan ditularkan lewat cairan tubuh atau darah. Meskipun berbahaya tapi dapat dicegah dengan vaksin. Jadi pastikan dirimu telah mendapat vaksin hepatitis.
  • Syphilis
    Penyakit ini sangat berbahaya dan fatal. Ditandai dengan kelainan kulit yang tidak nyeri. Penularan dapat melalui k ontak dengan penderita. Sifilis dapat menimbulkan komplikasi pada jantung, otak, dan korda spinal.
  • HIV/AIDS
    Penyakit ini ditandai dengan terjadinya penurunan sistem kekebalan tubuh dan timbulnya penyakit penyerta akibat mikroorganisme yang sebenarnya flora normal pada tubuh. Penyakit ini hingga saat ini belum dapat disembuhkan.
Sumber artikel ini adalah
gambar organ reproduksi wanita


Setelah kalian mempelajari materi sistem reproduksi diatas maka langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan dapat dilihat di bawah ini !



Setelah memahami langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan di kelas maka kalian dipersilahkan mengerjakan tugas-tugas berupa lembar diskusi siswa di bawah ini!



Pengerjaan lembar diskusi siswa disesuaikan dengan sejauh mana tahapan kegiatan pembelajaran telah dilaksanakan di kelas. Hal – hal yang kurang jelas dapat ditanyakan pada saat pembelajaran di kelas.

SELAMAT BELAJAR DAN BEKERJA SEMOGA SUKSES …..

Setelah kalian mempelajari materi sistem reproduksi maka kerjakan kuis di bawah ini


3 komentar:

  1. Artikelnya bagus dan menarik. Kalimatnya sederhana dan mudah dipahami.
    Salam sukses bu

    BalasHapus
  2. Semangat bu.
    Salam sukses...

    BalasHapus
  3. terima kasih bu emy atas kunjungannya

    BalasHapus