Laman

Kamis, 19 Januari 2017

BAGAIMANAKAH ZAT SISA DIKELUARKAN DARI TUBUHMU?


MATERI IPA KELAS IX - Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi merupakan sistem yang terdapat pada semua makluk hidup, baik pada tumbuhan, hewan dan manusia. Keberadaan sistem ekskresi sangat penting sebab semua zat sisa yang tidak dimanfaatkan oleh tubuh akan dibuang melalui sistem ekskresi, kalaupun zat sisa tersebut tidak dibuang maka dapat menyebabkan racun bagi tubuh makluk hidup. Oleh karena itu sistem ekskresi disebut juga sistem pengeluaran.
        Tidak semua zat yang dikeluarkan oleh organ tubuh dibuang tetapi ada zat yang dapat dimanfaatkan kembali oleh tubuh, proses yang demikian disebut sekresi, yang termasuk zat sekresi diantaranya hormon dan enzim.
        Manusia memiliki 4 alat ekskresi pada tubuhnya yaitu ginjal, paru-paru, kulit dan hati. Keempat alat tersebut akan dibahas selengkapnya pada bahasan berikut ini.

G I N J A L
- Spesifikasi ginjal-
        Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak didalam rongga perut sebelah kanan dan kiri ruas-ruas tulang pinggang. Ginjal berbentuk seperti kacang merah dan berwarna merah tua karena mengandung banyak kapiler darah. Ginjal orang dewasa panjangnya kurang lebih 10 cm dan beratnya kurang lebih 200 gram. Ginjal kiri biasanya berukuran lebih besar daripada ginjal kanan, sedangkan letak ginjal kanan lebih rendah daripada ginjal kiri karena terdesak ke bawah oleh hati.
-Struktur ginjal-
Ginjal memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
1. Korteks (kulit ginjal)
Dibagian ini terdapat kurang lebih 1 juta badan Malpighi sebagai tempat penyaring darah. Badan Malpighi tersusun atas membran glomerulus (anyaman pembuluh darah) dan Simpai Bowman (seperti cawan/mangkuk) yang didalamnya terdapat saluran-saluran halus dan berliku-liku yang akhirnya membentuk nefron.
2. Sumsum ginjal (Medula) terdiri dari tubulus kontortus.
Didalamnya terdapat piramide ginjal yang berbentuk kerucut dan didalamnya terdapat saluran-saluran pengumpul urine yang bermuara di rongga ginjal.
3. Rongga ginjal (pelvis)
Berfungsi sebagai tempat menampung urine. Urine tersebut kemudian meninggalkan rongga ginjal kanan dan kiri menuju kandung kemih melalui ureter dan keluar dari tubuh melalui urethra.

Gambar 1.1 Bagian-bagian ginjal manusia




Mekanisme/Proses Pembentukan Urine melalui 3 tahap yaitu:
1. Filtrasi yaitu proses penyaringan darah.
Proses filtrasi berlangsung pada Badan Malpighi. Dalam hal ini glomerulus berperan sebagai alat penyaring darah/ultra filter yang dapat dilalui oleh air dan zat yang molekulnya kecil serta larut da;am plasma darah, kemudian dibawa ke  kapsula Bowman. Hasil proses filtrasi disebut filtrat lomerulus atau urine primer yang mengandung glukosa, garam-garam dan asam amino.
2. Reabsorbsi yaitu penyerapan kembali zat-zat yang bermanfaat.
Proses reabsorbsi berlangsung di tubula proksimal dan lengkung Henle. Urine primer yang masih mengandung air, glukosa, elektrolit, dan asam amino diserap lagi sehingga dihasilkan urine sekunder atau filtrat tubulus yang mengandung urea.
3. Augmentasi yaitu proses pengaeluaran zat yang tidak diperlukan serta tidak dapat disimpan didalam tubuh. Proses augmentasi berlangsung di tubulus distal, disini terjadi penyerapan kelebihan air dan elektrolit sehingga menghasilkan urine yang sesungguhnya.

Untuk lebih jelas proses pembentukan urine dapat diamati vidio berikut ini:




Sumber vidio :https://www.youtube.com/watch?v=FtW8AYQeWg0


Zat-zat yang terdapat dalam urine sebanyak kurang lebih 96% berupa air dan kurang lebih 4% berupa zat padat yang terdiri dari;
1. urea, asam urat, dan amonia sebagai sisa pembongkaran protein.
2. zat warna empedu yang memberi warna kuning pada urine
3. zat-zat yang berlebih dalam darah, misalnya vitamin, sisa obat-obatan, hormon dan zat-zat kimia yang berasal dari makanan
4. garam-garaman khususnya garam dapur.
Ginjal mempunyai fungsi;
1. menyaring darah untuk menghasilkan urine.
2. sebagai alat pengeluaran atau ekskresi berupa urine.
3. alat osmoregulator untuk menjaga keseimbangan air dalam darah dan jaringan.
4. membuang zat yang membahayakan tubuh yaitu urea dan asam urat.
5. mempertahankan keseimbangan asam dan basa.
Kelainan-kelainan pada ginjal
1. Batu ginjal yaitu terbentuknya batu dari asam ureat, kalsium, fosfat dan asam oksalat didalam ginjal karena urine terlalu pekat dan kurang minum.
2. Gagal ginjal yaitu hilangnya fungsi ginjal sehingga tidsak mampu membuang sampah-sampah dan menyerap kembali zat-zat yang masih bermanfaat bagi tubuh.
3. Albuminuria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya melekul albumin dan protein lain dalm urine.
4. Hematuria adalah penyakit yang ditandai oleh adanya sel darah merah dalam urine.
5. Nefritis adalah kerusakan bagian glomerulus ginjal akibat alergi racun kuman.
6.Glukosaria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya glukosa dalam urine.
7. Diabetes insipidus adalah penyakit yang ditandai oleh naiknya jumlah urine dalam tubuh

H A T I
- Spesifikasi-
        Manusia memiliki satu buah hati yang berwarna merah tua karena mengandung banyak pembuluh darah. Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia yang beratnya sekitar 2 kg. Hati terletak dirongga perut sebelah kanan, tepatnya dibawah sekat rongga dada.


Gambar 1.2 Struktur Hati

Hati mempunyai fungsi sebagai berikut:
1.     sebagai alat ekskresi atau pengeluaran untuk menyaring bilirubin dari darah dan dibuang bersama cairan empedu
2.    tempat pembentukan vitamin A dari Provitamin A
3.    menawarkan racun dalam makanan atau detoksifikasi
4.    menghasilkan empedu yang berasal dari sel-sel darah merah yang telah tua dan rusak
5.    tempat pembentukan dan perombakan sel darah merah dan protein tertentu
6.    menyimpan gula dalam bentuk glikogen atau gula otot
7.    tempet pembuatan protrombin dan fibrinogen
Kelainan dan penyakit yang menyerang hati antara lain:
1.     Hepatitis (penyakit kuning) disebabkan infeksi virus
2.    Sirosis hati disebabkan minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri


K U L I T
Sebagian tubuh manusia ditutupi oleh lapisan tipis yang disebut kulit
-         Struktur Kulit-
Kulit tersusun atas 3 lapisan yaitu:
1.     Epidermis (kulit ari) mempunyai 4 lapisan yaitu;
a.    lapisan tanduk (stratum korneum), berfungsi mencegah masuknya mikroba dan mencegah penguapan air uang berlebihan
b.    stratum lucidum berfungsi sebagai sel-sel pengganti saat stratum korneum sel-selnya mati dan mengelupas
c.     stratum granulosum (lapisan Malpighi) mengandung melamin dan karotin (pigmen warna kulit) dan terdapat juga ujung-ujung saraf perasa nyeri.
d.    stratum germinativum, sel-selnya terus membentuk sel-sel baru ke arah luar.
2.    Dermis (kulit janggat) mengandung :
a.    kelenjar keringat, menyerap air dengan larutan NaCl dan urea, kemudian dikeluarkan melalui pori-pori kulit
b.    kelenjar minyak untuk mencegah kekeringan pada lapisan kulit
c.     rambut dan kandung rambut (folikel) berperan mempertahankan suhu badan bersama kelenjar keringat dan pembuluh darah
d.    saraf dan indra peraba untuk menerima rangsang dan meneruskannya ke susunan saraf pusat.
e.     pembuluh dan limfa untuk mengalirkan sari makanan dan oksigen ke akar rambut dan mengambil sisa yang terbentuk
f.     ujung-ujung saraf indra yang terdiri dari indra perasa dingin, panas, nyeri dan sentuhan.
3.    Hipodermis(jaringan ikat bawah kulit), mengandung banyak lemak yang berfungsi:
a.    penahan panas tubuh
b.    cadangan makanan
c.     bantalan yang melindungi tubuh dari benturan luar

Gambar 1.3 Bagian – bagian kulit


Kulit mempunyai fungsi yaitu:
1.     sebagai alat ekskresi atau pengaluaran keringat
2.    pengatur suhu tubuh, keringat dikeluarkan melalui pori-pori (50 ml/jam) dalam keadaan normal
3.    pelindung jaringan dibawahnya
4.    tempet menyimpan kelebihan lemak
5.    tempat pembentukan vitamin D
6.    sebagai indra peraba/penerima rangsang dari luar
Kelainan/gangguan pada kulit
1. Biduran
Penyakit ini ditandai dengan timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal. Biduran disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan dan bahan kimia.
2. Ringworm
Penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur yang ditandai dengan timbulnya bercak lingkaran di kulit.
3. Psoriasis
Penyakit ini ditandai dengan kulit kemerahan yang terjadi di kulit kepala, sikut, punggung, dan lutut, penyebabnya adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh.
4. Kanker kulit
Penyakit ini disebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang berlebihan.

P A R U – P A R U
a. Spesifikasi
Paru-paru terdiri atas dua bagian yaitu paru-paru bagian kiri dan paru-paru bagian kanan.  Paru-paru kanan lebih besar daripada paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri 3 gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah, dan gelambir bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri dari atas 2 gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh selaput yang disebut pleura. Paru-paru terletak didalam rongga dada.
b. Struktur
Paru-paru mempunyai struktur mulai dari bronkus- bronkiolus- alveolus. Paru-paru memiliki alveolus (gelembung paru-paru) kira-kira 300 juta yang identik dengan 100 kali luas permukaan tubuh (= identik 140 meter persegi). Alveolus dikelilingi oleh kapiler-kapiler darah yang membentuk jaring-jaring.
Fungsi paru-paru:
1.     sebagai alat ekskresi/pengeluaran gas CO2 dan H2O
2.    sebagai alat respirasi/pernafasan

Gambar 1.4 Bagian-bagian paru-paru


        
Kelainan/gangguan pada paru-paru
1.     Asma/bengek
Penyakit ini disebabkan oleh bronkospasme, ditandai dengan susah untuk bernafas. Asma merupakan penyempitan saluran pernapasan utama pada paru-paru.
2.    Tuberculosis/TBC
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru sehingga bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil.
3.    Pneumonia

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang menginfeksi paru-paru pada bagian alveolus, sehingga menyebabkan O2 susah masuk karena alveolus dipenuhi oleh cairan.

3 komentar:

  1. Wahh bagus bgt artikelnya. Sgt bermanfaat bg sy.
    Trimakasih bu Wiji...

    BalasHapus
  2. Wahh bagus bgt artikelnya. Sgt bermanfaat bg sy.
    Trimakasih bu Wiji...

    BalasHapus
  3. sama - sama bu emy .... ni jg masih belajar heheeee

    BalasHapus