MATERI IPA KELAS IX - Sistem Ekskresi
Sistem ekskresi merupakan sistem yang terdapat
pada semua makluk hidup, baik pada tumbuhan, hewan dan manusia. Keberadaan
sistem ekskresi sangat penting sebab semua zat sisa yang tidak dimanfaatkan
oleh tubuh akan dibuang melalui sistem ekskresi, kalaupun zat sisa tersebut
tidak dibuang maka dapat menyebabkan racun bagi tubuh makluk hidup. Oleh karena
itu sistem ekskresi disebut juga sistem pengeluaran.
Tidak semua zat yang dikeluarkan oleh
organ tubuh dibuang tetapi ada zat yang dapat dimanfaatkan kembali oleh tubuh,
proses yang demikian disebut sekresi, yang termasuk zat sekresi diantaranya
hormon dan enzim.
Manusia memiliki 4 alat ekskresi pada
tubuhnya yaitu ginjal, paru-paru, kulit dan hati. Keempat alat tersebut akan
dibahas selengkapnya pada bahasan berikut ini.
G I N J A L
-
Spesifikasi ginjal-
Manusia memiliki sepasang ginjal yang
terletak didalam rongga perut sebelah kanan dan kiri ruas-ruas tulang pinggang.
Ginjal berbentuk seperti kacang merah dan berwarna merah tua karena mengandung
banyak kapiler darah. Ginjal orang dewasa panjangnya kurang lebih 10 cm dan
beratnya kurang lebih 200 gram. Ginjal kiri biasanya berukuran lebih besar
daripada ginjal kanan, sedangkan letak ginjal kanan lebih rendah daripada
ginjal kiri karena terdesak ke bawah oleh hati.
-Struktur
ginjal-
Ginjal
memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
1.
Korteks (kulit ginjal)
Dibagian
ini terdapat kurang lebih 1 juta badan Malpighi sebagai tempat penyaring darah.
Badan Malpighi tersusun atas membran glomerulus (anyaman pembuluh darah) dan
Simpai Bowman (seperti cawan/mangkuk) yang didalamnya terdapat saluran-saluran
halus dan berliku-liku yang akhirnya membentuk nefron.
2.
Sumsum ginjal (Medula) terdiri dari tubulus kontortus.
Didalamnya
terdapat piramide ginjal yang berbentuk kerucut dan didalamnya terdapat
saluran-saluran pengumpul urine yang bermuara di rongga ginjal.
3.
Rongga ginjal (pelvis)
Berfungsi
sebagai tempat menampung urine. Urine tersebut kemudian meninggalkan rongga
ginjal kanan dan kiri menuju kandung kemih melalui ureter dan keluar dari tubuh
melalui urethra.
Gambar 1.1 Bagian-bagian ginjal
manusia
Mekanisme/Proses
Pembentukan Urine melalui 3 tahap yaitu:
1. Filtrasi yaitu proses penyaringan darah.
Proses filtrasi
berlangsung pada Badan Malpighi. Dalam hal ini glomerulus berperan sebagai alat
penyaring darah/ultra filter yang dapat dilalui oleh air dan zat yang
molekulnya kecil serta larut da;am plasma darah, kemudian dibawa ke kapsula Bowman. Hasil proses filtrasi disebut
filtrat lomerulus atau urine primer yang mengandung glukosa, garam-garam
dan asam amino.
2. Reabsorbsi yaitu
penyerapan kembali zat-zat yang bermanfaat.
Proses reabsorbsi
berlangsung di tubula proksimal dan lengkung Henle.
Urine primer yang masih mengandung air, glukosa, elektrolit, dan asam amino
diserap lagi sehingga dihasilkan urine sekunder atau filtrat tubulus
yang mengandung urea.
3. Augmentasi yaitu
proses pengaeluaran zat yang tidak diperlukan serta tidak dapat disimpan
didalam tubuh. Proses augmentasi berlangsung di tubulus
distal, disini terjadi penyerapan kelebihan air dan elektrolit sehingga
menghasilkan urine yang sesungguhnya.
Untuk lebih jelas proses pembentukan urine dapat diamati vidio berikut ini:
Sumber vidio :https://www.youtube.com/watch?v=FtW8AYQeWg0
Sumber vidio :https://www.youtube.com/watch?v=FtW8AYQeWg0
Zat-zat yang terdapat dalam urine sebanyak kurang lebih 96% berupa
air dan kurang lebih 4% berupa zat padat yang terdiri dari;
1.
urea, asam urat, dan amonia sebagai sisa pembongkaran protein.
2.
zat warna empedu yang memberi warna kuning pada urine
3.
zat-zat yang berlebih dalam darah, misalnya vitamin, sisa obat-obatan, hormon
dan zat-zat kimia yang berasal dari makanan
4.
garam-garaman khususnya garam dapur.
Ginjal mempunyai fungsi;
1.
menyaring darah untuk menghasilkan urine.
2.
sebagai alat pengeluaran atau ekskresi berupa urine.
3.
alat osmoregulator untuk menjaga keseimbangan air dalam darah dan jaringan.
4.
membuang zat yang membahayakan tubuh yaitu urea dan asam urat.
5.
mempertahankan keseimbangan asam dan basa.
Kelainan-kelainan pada ginjal
1.
Batu ginjal yaitu terbentuknya batu dari asam ureat, kalsium, fosfat dan asam
oksalat didalam ginjal karena urine terlalu pekat dan kurang minum.
2.
Gagal ginjal yaitu hilangnya fungsi ginjal sehingga tidsak mampu membuang
sampah-sampah dan menyerap kembali zat-zat yang masih bermanfaat bagi tubuh.
3.
Albuminuria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya melekul albumin dan
protein lain dalm urine.
4.
Hematuria adalah penyakit yang ditandai oleh adanya sel darah merah dalam
urine.
5.
Nefritis adalah kerusakan bagian glomerulus ginjal akibat alergi racun kuman.
6.Glukosaria
adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya glukosa dalam urine.
7.
Diabetes insipidus adalah penyakit yang ditandai oleh naiknya jumlah urine
dalam tubuh
H
A T I
-
Spesifikasi-
Manusia memiliki satu buah hati yang
berwarna merah tua karena mengandung banyak pembuluh darah. Hati merupakan
kelenjar terbesar dalam tubuh manusia yang beratnya sekitar 2 kg. Hati terletak
dirongga perut sebelah kanan, tepatnya dibawah sekat rongga dada.
Gambar 1.2 Struktur Hati
Hati mempunyai fungsi sebagai berikut:
1.
sebagai alat
ekskresi atau pengeluaran untuk menyaring bilirubin dari darah dan dibuang
bersama cairan empedu
2.
tempat pembentukan
vitamin A dari Provitamin A
3.
menawarkan racun
dalam makanan atau detoksifikasi
4.
menghasilkan empedu
yang berasal dari sel-sel darah merah yang telah tua dan rusak
5.
tempat pembentukan
dan perombakan sel darah merah dan protein tertentu
6.
menyimpan gula
dalam bentuk glikogen atau gula otot
7.
tempet pembuatan
protrombin dan fibrinogen
Kelainan dan penyakit yang menyerang hati antara lain:
1.
Hepatitis (penyakit
kuning) disebabkan infeksi virus
2.
Sirosis hati
disebabkan minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri
K
U L I T
Sebagian
tubuh manusia ditutupi oleh lapisan tipis yang disebut kulit
-
Struktur Kulit-
Kulit tersusun atas 3 lapisan yaitu:
1.
Epidermis (kulit
ari) mempunyai 4 lapisan yaitu;
a.
lapisan tanduk
(stratum korneum), berfungsi mencegah masuknya mikroba dan mencegah penguapan
air uang berlebihan
b.
stratum lucidum
berfungsi sebagai sel-sel pengganti saat stratum korneum sel-selnya mati dan
mengelupas
c.
stratum granulosum
(lapisan Malpighi) mengandung melamin dan karotin (pigmen warna kulit) dan
terdapat juga ujung-ujung saraf perasa nyeri.
d.
stratum
germinativum, sel-selnya terus membentuk sel-sel baru ke arah luar.
2.
Dermis (kulit
janggat) mengandung :
a.
kelenjar keringat,
menyerap air dengan larutan NaCl dan urea, kemudian dikeluarkan melalui
pori-pori kulit
b.
kelenjar minyak
untuk mencegah kekeringan pada lapisan kulit
c.
rambut dan kandung
rambut (folikel) berperan mempertahankan suhu badan bersama kelenjar keringat
dan pembuluh darah
d.
saraf dan indra
peraba untuk menerima rangsang dan meneruskannya ke susunan saraf pusat.
e.
pembuluh dan limfa
untuk mengalirkan sari makanan dan oksigen ke akar rambut dan mengambil sisa
yang terbentuk
f.
ujung-ujung saraf
indra yang terdiri dari indra perasa dingin, panas, nyeri dan sentuhan.
3.
Hipodermis(jaringan
ikat bawah kulit), mengandung banyak lemak yang berfungsi:
a.
penahan panas tubuh
b.
cadangan makanan
c.
bantalan yang
melindungi tubuh dari benturan luar
Gambar 1.3 Bagian – bagian kulit
Kulit mempunyai fungsi yaitu:
1.
sebagai alat
ekskresi atau pengaluaran keringat
2.
pengatur suhu
tubuh, keringat dikeluarkan melalui pori-pori (50 ml/jam) dalam keadaan normal
3.
pelindung jaringan
dibawahnya
4.
tempet menyimpan
kelebihan lemak
5.
tempat pembentukan
vitamin D
6.
sebagai indra
peraba/penerima rangsang dari luar
Kelainan/gangguan pada kulit
1.
Biduran
Penyakit
ini ditandai dengan timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa
gatal. Biduran disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan dan bahan kimia.
2.
Ringworm
Penyakit
yang disebabkan oleh infeksi jamur yang ditandai dengan timbulnya bercak
lingkaran di kulit.
3.
Psoriasis
Penyakit
ini ditandai dengan kulit kemerahan yang terjadi di kulit kepala, sikut,
punggung, dan lutut, penyebabnya adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh.
4.
Kanker kulit
Penyakit
ini disebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang berlebihan.
P A R U – P A R U
a. Spesifikasi
Paru-paru terdiri atas dua bagian yaitu paru-paru bagian
kiri dan paru-paru bagian kanan.
Paru-paru kanan lebih besar daripada paru-paru kiri. Paru-paru kanan
terdiri 3 gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah, dan gelambir
bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri dari atas 2 gelambir yaitu gelambir
atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh selaput yang disebut pleura.
Paru-paru terletak didalam rongga dada.
b. Struktur
Paru-paru mempunyai struktur mulai dari bronkus-
bronkiolus- alveolus. Paru-paru memiliki alveolus (gelembung paru-paru)
kira-kira 300 juta yang identik dengan 100 kali luas permukaan tubuh (= identik
140 meter persegi). Alveolus dikelilingi oleh kapiler-kapiler darah yang
membentuk jaring-jaring.
Fungsi paru-paru:
1.
sebagai alat ekskresi/pengeluaran gas CO2 dan H2O
2.
sebagai alat respirasi/pernafasan
Gambar 1.4
Bagian-bagian paru-paru
Kelainan/gangguan pada paru-paru
1.
Asma/bengek
Penyakit ini disebabkan oleh bronkospasme, ditandai dengan susah untuk
bernafas. Asma merupakan penyempitan saluran pernapasan utama pada paru-paru.
2.
Tuberculosis/TBC
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang
menyerang paru-paru sehingga bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil.
3.
Pneumonia
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang menginfeksi
paru-paru pada bagian alveolus, sehingga menyebabkan O2 susah masuk
karena alveolus dipenuhi oleh cairan.

