Laman

Selasa, 10 Oktober 2017

ULANGAN TENGAH SEMESTER GANJIL IPA-BIOLOGI KELAS 9

ASSAMULAIKUM SISWA/SISWIKU TERCINTA ...
Berikut ini adalah soal UTS selamat mengerjakan semoga sukses ....
jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan

Senin, 12 Juni 2017

CARA MUDAH MEMOTONG FOTO DENGAN APLIKASI GIMP


Assamulaikum wr. wb......

Saya akan mencoba menyampaikan cara mudah untuk memotong foto dengan GIMP

Bermula dari pengalaman ikut pelatihan dalam jaringan tentang pembuatan komik digital sebagai media pembelajaran maka mau tidak mau saya harus bisa meng-edit foto saya yang saya gunakan sebagai tokoh dalam komdik tersebut.

Ini pengalaman saya pribadi beberapa kali mencoba untuk memotong foto tapi seringkali kurang bagus bahkan bisa dibilang gagal, kemudian ada teman yang memberitau cara sangat sederhana untuk memotong foto dengan aplikasi GIMP. 

Berikut ini adalah langkah-langkahnya ..... simak  yaaa ....



Supaya lebih jelas saya sudah buatkan vidio cara memotong foto menggunakan aplikasi GIMP dengan sangat mudah .... 

Berikut ini videonya ..... buka dulu aplikasi GIMP dan siapkan foto yang akan diedit ...... lalu ikuti videonya ....



Nah ..... mudahkan .....

Wassamualaikum wr. wb. ....

Selamat mencoba ....... 

Minggu, 05 Februari 2017

APAKAH YANG TERJADI PADA DIRIMU SAAT DI RAHIM IBU?
      Sebelum membahas apakah yang terjadi pada rahim ibu, kalian harus mengetahui organ tubuh apa saja yang berperan  dalam pembentukan janin dalam kandungan. Organ tersebut adalah organ reproduksi.  Organ reproduksi yang terlibat meliputi organ reproduksi pria dan wanita sehingga pembahasan secara menyeluruh dinamakan sistem reproduksi.

       A.       Pembahasan pertama adalah tentang bagian-bagian organ reproduksi pria. Organ reproduksi pada pria yang utama yaitu ;
1.       Testis sebagai tempat memproduksi sel sperma dan memproduksi hormone testosterone.
2.       Skrotum adalah kantong kulit yang melindungi testis berfungsi tempat bergantungnya testis.
3.       Vas defferent merupakan saluran yang bermuara dari epididimis ke urethra, berfungsi tempat penyimpanan sperma sebelum dikeluarkan melalui penis .
4.       Epididmis adalah saluran-saluran yang lebih kecil dari vas defferent yang mempunyai bentuk berkelok-kelok dan mambentuk bangunan seperti topi. Epididimis berfungsi sebagai tempat pematangan sel sperma.
5.       Urethra berfungsi untuk membawa sperma dan urine keluar tubuh atau merupakan saluran sperma dan urine.
6.       Vesikula seminalis berfungsi memberikan tempat yang basah bagi sperma agar sperma dapat berenang, juga sebagai tempat penampung spermatozoa dari testis.
7.       Penis untuk mengalirkan sperma keluar.
Untuk lebih jelas bagian-bagian organ reproduksi  pria  dapat dilihat gambar berikut ini ..

Gambar alat reproduksi pria
Pembahasan selanjutnya,  tentang organ reproduksi wanita. Organ produksi pada wanita yang utama yaitu:
1. Vulva merupakan daerah yang menyelubungi vagina. Vulva terdiri dari mons pubis, labia, klitoris, dan saluran kemih. Mons pubis adalah gundukan jaringan lemak yang terdapat dibagian bawah perut. Labia adalah lipatan berbentuk seperti bibir yang terletak didasar mons pubis. Labia terdiri dari 2 yaitu bibir luar (labia mayora, yang berbentuk tebal dan besar) dan bibir dalam (labia minora, yang berbentuk tipis yang menjaga jalan masuk vagina). Sedangkan klitoris terletak pada pertemuan kedua labia tersebut.
2.  Ovarium (indung telur) berfungsi memproduksi sel telur dan hormon estrogen dan progesteron.
3.  Servik atau mulut rahim adalah bagian terdepan dari rahim yang berfungsi memproduksi cairan berlendir
4.  Tuba fallopi (saluran telur) sebagai saluran yang menghubungkan antara ovarium dan uterus.
5.  Uterus (rahim) sebagai tempat pertumbuhan embrio menjadi janin. Bentuk rahim seperti buah pear, berongga dan berotot, sebelum hamil beratnya 30-50 gram dengan ukuran panjang 9 cm dan lebar 6 cm kurang lebih sebesar telur ayam kampong. Pada saat hamil mampu membesar dan beratnya memcapai 1000 gram. Rahim terdiri atas 3 lapisan yaitu:
a.       Lapisan parametrium, adalah lapisan paling luar yang berhubungan dengan rongga perut.
b.       Lapisan miometrium, adalah lapisan yang berfungsi mendorong bayi keluar pada proses persalinan (kontraksi).
c.       Lapisan endometrium, adalah lapisan dalam sebagai tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi, mengandung lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.
Untuk lebih jelas bagian-bagian organ reproduksi wanita dapat dilihat gambar berikut ini ..

 B. Pembahasan yang kedua adalah proses pembentukan sel sperma dan sel telur. Pembentukan sel sperma disebut spertogenesis dan pembentukan sel telur disebut oogenesis. Proses pembentukan kedua sel kelamin tersebut diuraiakan lebih lengkap di bawah ini 
Spematogenesis dan Oogenesis
a.         Spermatogenesis adalah proses pembentukan  dan pemasakan sperma. Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus testis. Dalam tubulus tersebut terdapat sel sperma yang disebut spermatogonium. Spermatogonium kemudian membelah secara meiosis menghasilkan spermatogonium yang haploid. Spermatogonium ini kemudian membesar membentuk spermatosit primer. Spermatosit primer seterusnya akan membelah secara meiosis I untuk menghasilkan dua spermatosit sekunder yang haploid. Kemudian setiap spermatosit sekunder akan membelah secara meiosis II untuk menghasilkan spermatid yang haploid. Sel-sel spermatid akan berdeferensiasi menjadi spermatozoa (sperma).
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram di bawah ini.
Untuk lebih jelasnya dengarkan tentang penjelasan spermatogenesis berikut ini.

 b. Oogenesis adalah proses pembentukan ovum (sel telur) yang terjadi di ovarium. Oogenesis diawali dengan pembelahan mitosis lapisan luar ovarium untuk membentuk oogonium yang diploid yang disebut folikel primer. Ketika folikel tumbuh, oosit primer membelah secara meiosis I menghasilkan satu oosit sekunder dan badan kutub. Oosit sekunder kemudian berkembang menjadi ovum haploid yang siap untuk dibuahi oleh sperma.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram di bawah ini.

Untuk lebih jelasnya dengarkan tentang penjelasan oogenesis berikut ini.


Fertilisasi dan Perkembangan Embrio.
       Proses pertemuan dan peleburan antara sel telur dan sel sperma disebut fertilisasi atau pembuahan. Proses ini diawali dengan ovum matang  dilepas ovarium (proses ovulasi) dan ditangkap rumbai-rumbai pada corong tuba fallopi yang diesbut fimbria. Jika ada sel sperma masuk. Maka ovum dibuahi oleh sperma. Ovum yang sudah dibuahi membentuk zogot, kemudian zigot bergerak menuju rahim. Jika ovum tidak dibuahi sperma, jaringan dalam dinding rahim yang telah menebal dan banyak pembuluh darah akan rusak dan luruh sehingga terjadi menstruasi.
       Bersamaan dengan terjadinya pematangan ovum, sel-sel dinding rahim tumbuh menebal dan banyak pembuluh darah sehingga pada saat zigot dating dan menempel tidak terjadi gangguan. Pematangan ovum dan penebalan dinding rahim dipengaruhi hormone estrogen dan progesterone. Di rahim embrio berkembang selama 9 bulan untuk menjadi bayi.
Perkembangan embrio melalui tahapan sebagai berikut:
a.       Usia 4 minggu, sudah tampak pertumbuhan mata dan telingga.
b.       Usia 8 minggu, sudah terbentuk janin yang mirip dengan bayi, mulai tampak tangan, jari tangan, hidung dan kaki.
c.       Usia 10 minggu, panjang janin lebih kurang 6 cm dan sudah terlihat seperti bayi. Ukuran kepala lebih besar daripada ukuran badan.
d.       Usia 16 minggu, panjang janin telah mencapai 40 cm dan memiliki organ yang sudah lengkap.
e.       Usia 40 minggu, janin sudah siap untuk dilahirkan.
Selama dalam rahim, embrio mendapatkan nutrisi dari induknya melalui plasenta, selain itu plasenta berfungsi pula untuk:
a.       menyalurkan makanan dari induk ke embrio.
b.       Mengalirkan zat-zat sampah dari embrio ke dalam darah induknya.
c.       Melindungi janin dari berbagai zat racun atau kuman penyakit.
Agar lebih jelas perhatikan vido proses penciptaan manusia karya HarunYahya di bawah ini


Masa Subur

Masa subur adalah masa dimana terjadinya pelepasan sel telur pada perempuan.  Titik puncak kesuburan terjadi pada hari ke 14 sebelum masa menstruasi berikutnya.  Tetapi tanggal menstruasi berikutnya sering kali tidak pasti pada remaja.  Biasanya diambil perkiraan masa subur 3-5 hari sebelum dan sesudah hari ke 14 tersebut.  Pada masa remaja pencegahan kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual pada masa subur (sistem kalender), tidak dapat diandalkan.  Ini disebabkab siklus mentruasi pada remaja perempuan biasanya tidak teratur.

Siklus Haid Pada Wanita

Selama siklus haid tubuh wanita siap untuk menghadapi kehamilan. Siklus ini diatur oleh empat hormon seksual. Hormon perangsang folikel dan hormon peluruh yang disekresi oleh kelenjar pituitari menyebabkan sebuah telur di folikel menjadi matang dan dilepaskan. Telur dan folikelnya mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron yang membuat dinding rahim menebal. Telur yang terbuahi akan membenamkan diri ke dinding rahim tersebut . Bila tidak terbuahi telur akan keluar dari tubuh bersama darah dan sel-sel dinding tersebut saat haid. Siklus berlangsung selama 28 hari namun bisa bervariasi setiap bulannya dan bisa berbeda pada setiap perempuan. Jarak antara satu haid dengan haid berikutnya tidak sama pada setiap orang. Adakalanya 21 hari atau bisa juga 35 hari.
Pada masa sekitar menstruasi, menjelang dan sesudah menstruasi sebagian remaja perempuan diliputi suasana yang tidak menentu dan juga perasaan yang kurang nyaman atau terasa sakit di sekitar bawah pusar. Hal in bisa saja membuat seorang perempuan menjadi cepat lelah dan mudah tersinggung perasaannya.

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

Penyakit menular seksual biasanya ditularkan dari orang ke orang melalui kontak seksual, tidak hanya hubungan kelamin tapi juga melalui anal ataupun oral. Data menunjukkan 2/3 orang dengan penyakit menular seksual terinfeksi sebelum umur 25 tahun. Jika kita berpikir bahwa kita dapat mengenali seseorang yang memiliki PMS atau tidak berarti kita SALAH. Tidak semua jenis PMS memiliki gejala yang dapat dilihat dari luar. Banyak PMS justru tidak menunjukkan gejala yang dapat diamati.
Kelainan/penyakit yang berhubungan dengan alat reproduksi antara lain;
1. AIDS disebabkan oleh virus HIV yang menyerang kekebalan tubuh.
2. Gonorhoe (kencing nanah) adalah penyakit yang menyerang selaput lendir uretra, leher rahim dan organ lain yang disebabkan oleh bakteri,
3. Herpes genetalis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus Herpessimplek dengan tanda-tanda timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka terbuka atau lepuhan berair.
4. Sifilis (raja singa) disebabkan oleh bakteri Troponema polidium dengan tanda-tanda luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir, pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian paha, nyeri pada tulang dan sendi.
Berikut contoh penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual/penyakit menular seksual (PMS).
  • Chlamydia
    PMS yang paling umum yang dapat menyebabkan sterilitas. Infeksi ini sering tidak menunjukkan gejala yang jelas.
  • Gonorrhea
    Salah satu PMS yang paling umum dan dapat disembuhkan. Dapat ditularkan melalui hubungan seksual, anal ataupun oral.
  • Genital Human Papiloma Virus
    Sering menimbulkan kutil pada alat kelamin. Beberapa tipe menunjukkan kemungkinan mengarah terhadap terjadinya keganasan seperti kanker serviks, penis ataupun anus. Pap Smear adalah salah satu tes yang direkomendasikan untuk memeriksa/mendeteksi dini kemungkinan terjadinya kanker serviks pada wanita.
  • Herpes
    Infeksi yang sangat nyeri yang disebabkan oleh virus. Kalian dapat membawa virus tersebut tanpa gejala dan tetap berpotensi menularkan virus ini. Herpes dapat dirawat tapi sulit disembuhkan total.
  • Hepatitis B
    Infeksi ini dapat menyebabkan infeksi kronis dan kerusakan hati permanen bahkan kematian. Hepatitis B sangat menular dan ditularkan lewat cairan tubuh atau darah. Meskipun berbahaya tapi dapat dicegah dengan vaksin. Jadi pastikan dirimu telah mendapat vaksin hepatitis.
  • Syphilis
    Penyakit ini sangat berbahaya dan fatal. Ditandai dengan kelainan kulit yang tidak nyeri. Penularan dapat melalui k ontak dengan penderita. Sifilis dapat menimbulkan komplikasi pada jantung, otak, dan korda spinal.
  • HIV/AIDS
    Penyakit ini ditandai dengan terjadinya penurunan sistem kekebalan tubuh dan timbulnya penyakit penyerta akibat mikroorganisme yang sebenarnya flora normal pada tubuh. Penyakit ini hingga saat ini belum dapat disembuhkan.
Sumber artikel ini adalah
gambar organ reproduksi wanita


Setelah kalian mempelajari materi sistem reproduksi diatas maka langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan dapat dilihat di bawah ini !



Setelah memahami langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan di kelas maka kalian dipersilahkan mengerjakan tugas-tugas berupa lembar diskusi siswa di bawah ini!



Pengerjaan lembar diskusi siswa disesuaikan dengan sejauh mana tahapan kegiatan pembelajaran telah dilaksanakan di kelas. Hal – hal yang kurang jelas dapat ditanyakan pada saat pembelajaran di kelas.

SELAMAT BELAJAR DAN BEKERJA SEMOGA SUKSES …..

Setelah kalian mempelajari materi sistem reproduksi maka kerjakan kuis di bawah ini


Jumat, 03 Februari 2017

PANDUAN TUGAS SISTEM EKSRESI MANUSIA

RPP KELAS IX

Assamualaikum siswa siswiku tercinta ...
Semangat pagi buat kita semua ...

Sebelum mengawali kegiatan pagi ini, alangkah baiknya kita berdoa dulu ...
kemudian kita dengarkan musik di bawah ini! semoga bisa menjadi penyemangat buat kalian



Pembelajaran sistem eksresi dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan (kegiatan tatap muka) dan satu kegiatan tugas mendiri terstruktur. Untuk lebih jelasnya kegiatan pembelajaran sistem ekskresi dapat kalian lihat langkah-langkahnya di bawah ini!



Setelah mempelajari langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan di kelas maka kalian dipersilahkan mengerjakan tugas-tugas berupa lembar diskusi siswa di bawah ini!




Pengerjaan lembar diskusi siswa disesuaikan dengan sejauh mana tahapan kegiatan pembelajaran telah dilaksanakan,

Sedangkan materi sistem ekskresi dapat kalian pelajari pada artikel yang telah di posting sebelumnya pada blog ini. Judul artikel tersebut adalah "BAGAIMANAKAH ZAT SISA DIKELUARKAN DARI TUBUHMU????''



SELAMAT BELAJAR ........ SEMOGA KALIAN DAPAT MENGERJAKAN TUGAS DENGAN BAIK DAN BENAR ......

Kamis, 19 Januari 2017

BAGAIMANAKAH ZAT SISA DIKELUARKAN DARI TUBUHMU?


MATERI IPA KELAS IX - Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi merupakan sistem yang terdapat pada semua makluk hidup, baik pada tumbuhan, hewan dan manusia. Keberadaan sistem ekskresi sangat penting sebab semua zat sisa yang tidak dimanfaatkan oleh tubuh akan dibuang melalui sistem ekskresi, kalaupun zat sisa tersebut tidak dibuang maka dapat menyebabkan racun bagi tubuh makluk hidup. Oleh karena itu sistem ekskresi disebut juga sistem pengeluaran.
        Tidak semua zat yang dikeluarkan oleh organ tubuh dibuang tetapi ada zat yang dapat dimanfaatkan kembali oleh tubuh, proses yang demikian disebut sekresi, yang termasuk zat sekresi diantaranya hormon dan enzim.
        Manusia memiliki 4 alat ekskresi pada tubuhnya yaitu ginjal, paru-paru, kulit dan hati. Keempat alat tersebut akan dibahas selengkapnya pada bahasan berikut ini.

G I N J A L
- Spesifikasi ginjal-
        Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak didalam rongga perut sebelah kanan dan kiri ruas-ruas tulang pinggang. Ginjal berbentuk seperti kacang merah dan berwarna merah tua karena mengandung banyak kapiler darah. Ginjal orang dewasa panjangnya kurang lebih 10 cm dan beratnya kurang lebih 200 gram. Ginjal kiri biasanya berukuran lebih besar daripada ginjal kanan, sedangkan letak ginjal kanan lebih rendah daripada ginjal kiri karena terdesak ke bawah oleh hati.
-Struktur ginjal-
Ginjal memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
1. Korteks (kulit ginjal)
Dibagian ini terdapat kurang lebih 1 juta badan Malpighi sebagai tempat penyaring darah. Badan Malpighi tersusun atas membran glomerulus (anyaman pembuluh darah) dan Simpai Bowman (seperti cawan/mangkuk) yang didalamnya terdapat saluran-saluran halus dan berliku-liku yang akhirnya membentuk nefron.
2. Sumsum ginjal (Medula) terdiri dari tubulus kontortus.
Didalamnya terdapat piramide ginjal yang berbentuk kerucut dan didalamnya terdapat saluran-saluran pengumpul urine yang bermuara di rongga ginjal.
3. Rongga ginjal (pelvis)
Berfungsi sebagai tempat menampung urine. Urine tersebut kemudian meninggalkan rongga ginjal kanan dan kiri menuju kandung kemih melalui ureter dan keluar dari tubuh melalui urethra.

Gambar 1.1 Bagian-bagian ginjal manusia




Mekanisme/Proses Pembentukan Urine melalui 3 tahap yaitu:
1. Filtrasi yaitu proses penyaringan darah.
Proses filtrasi berlangsung pada Badan Malpighi. Dalam hal ini glomerulus berperan sebagai alat penyaring darah/ultra filter yang dapat dilalui oleh air dan zat yang molekulnya kecil serta larut da;am plasma darah, kemudian dibawa ke  kapsula Bowman. Hasil proses filtrasi disebut filtrat lomerulus atau urine primer yang mengandung glukosa, garam-garam dan asam amino.
2. Reabsorbsi yaitu penyerapan kembali zat-zat yang bermanfaat.
Proses reabsorbsi berlangsung di tubula proksimal dan lengkung Henle. Urine primer yang masih mengandung air, glukosa, elektrolit, dan asam amino diserap lagi sehingga dihasilkan urine sekunder atau filtrat tubulus yang mengandung urea.
3. Augmentasi yaitu proses pengaeluaran zat yang tidak diperlukan serta tidak dapat disimpan didalam tubuh. Proses augmentasi berlangsung di tubulus distal, disini terjadi penyerapan kelebihan air dan elektrolit sehingga menghasilkan urine yang sesungguhnya.

Untuk lebih jelas proses pembentukan urine dapat diamati vidio berikut ini:




Sumber vidio :https://www.youtube.com/watch?v=FtW8AYQeWg0


Zat-zat yang terdapat dalam urine sebanyak kurang lebih 96% berupa air dan kurang lebih 4% berupa zat padat yang terdiri dari;
1. urea, asam urat, dan amonia sebagai sisa pembongkaran protein.
2. zat warna empedu yang memberi warna kuning pada urine
3. zat-zat yang berlebih dalam darah, misalnya vitamin, sisa obat-obatan, hormon dan zat-zat kimia yang berasal dari makanan
4. garam-garaman khususnya garam dapur.
Ginjal mempunyai fungsi;
1. menyaring darah untuk menghasilkan urine.
2. sebagai alat pengeluaran atau ekskresi berupa urine.
3. alat osmoregulator untuk menjaga keseimbangan air dalam darah dan jaringan.
4. membuang zat yang membahayakan tubuh yaitu urea dan asam urat.
5. mempertahankan keseimbangan asam dan basa.
Kelainan-kelainan pada ginjal
1. Batu ginjal yaitu terbentuknya batu dari asam ureat, kalsium, fosfat dan asam oksalat didalam ginjal karena urine terlalu pekat dan kurang minum.
2. Gagal ginjal yaitu hilangnya fungsi ginjal sehingga tidsak mampu membuang sampah-sampah dan menyerap kembali zat-zat yang masih bermanfaat bagi tubuh.
3. Albuminuria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya melekul albumin dan protein lain dalm urine.
4. Hematuria adalah penyakit yang ditandai oleh adanya sel darah merah dalam urine.
5. Nefritis adalah kerusakan bagian glomerulus ginjal akibat alergi racun kuman.
6.Glukosaria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya glukosa dalam urine.
7. Diabetes insipidus adalah penyakit yang ditandai oleh naiknya jumlah urine dalam tubuh

H A T I
- Spesifikasi-
        Manusia memiliki satu buah hati yang berwarna merah tua karena mengandung banyak pembuluh darah. Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia yang beratnya sekitar 2 kg. Hati terletak dirongga perut sebelah kanan, tepatnya dibawah sekat rongga dada.


Gambar 1.2 Struktur Hati

Hati mempunyai fungsi sebagai berikut:
1.     sebagai alat ekskresi atau pengeluaran untuk menyaring bilirubin dari darah dan dibuang bersama cairan empedu
2.    tempat pembentukan vitamin A dari Provitamin A
3.    menawarkan racun dalam makanan atau detoksifikasi
4.    menghasilkan empedu yang berasal dari sel-sel darah merah yang telah tua dan rusak
5.    tempat pembentukan dan perombakan sel darah merah dan protein tertentu
6.    menyimpan gula dalam bentuk glikogen atau gula otot
7.    tempet pembuatan protrombin dan fibrinogen
Kelainan dan penyakit yang menyerang hati antara lain:
1.     Hepatitis (penyakit kuning) disebabkan infeksi virus
2.    Sirosis hati disebabkan minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri


K U L I T
Sebagian tubuh manusia ditutupi oleh lapisan tipis yang disebut kulit
-         Struktur Kulit-
Kulit tersusun atas 3 lapisan yaitu:
1.     Epidermis (kulit ari) mempunyai 4 lapisan yaitu;
a.    lapisan tanduk (stratum korneum), berfungsi mencegah masuknya mikroba dan mencegah penguapan air uang berlebihan
b.    stratum lucidum berfungsi sebagai sel-sel pengganti saat stratum korneum sel-selnya mati dan mengelupas
c.     stratum granulosum (lapisan Malpighi) mengandung melamin dan karotin (pigmen warna kulit) dan terdapat juga ujung-ujung saraf perasa nyeri.
d.    stratum germinativum, sel-selnya terus membentuk sel-sel baru ke arah luar.
2.    Dermis (kulit janggat) mengandung :
a.    kelenjar keringat, menyerap air dengan larutan NaCl dan urea, kemudian dikeluarkan melalui pori-pori kulit
b.    kelenjar minyak untuk mencegah kekeringan pada lapisan kulit
c.     rambut dan kandung rambut (folikel) berperan mempertahankan suhu badan bersama kelenjar keringat dan pembuluh darah
d.    saraf dan indra peraba untuk menerima rangsang dan meneruskannya ke susunan saraf pusat.
e.     pembuluh dan limfa untuk mengalirkan sari makanan dan oksigen ke akar rambut dan mengambil sisa yang terbentuk
f.     ujung-ujung saraf indra yang terdiri dari indra perasa dingin, panas, nyeri dan sentuhan.
3.    Hipodermis(jaringan ikat bawah kulit), mengandung banyak lemak yang berfungsi:
a.    penahan panas tubuh
b.    cadangan makanan
c.     bantalan yang melindungi tubuh dari benturan luar

Gambar 1.3 Bagian – bagian kulit


Kulit mempunyai fungsi yaitu:
1.     sebagai alat ekskresi atau pengaluaran keringat
2.    pengatur suhu tubuh, keringat dikeluarkan melalui pori-pori (50 ml/jam) dalam keadaan normal
3.    pelindung jaringan dibawahnya
4.    tempet menyimpan kelebihan lemak
5.    tempat pembentukan vitamin D
6.    sebagai indra peraba/penerima rangsang dari luar
Kelainan/gangguan pada kulit
1. Biduran
Penyakit ini ditandai dengan timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal. Biduran disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan dan bahan kimia.
2. Ringworm
Penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur yang ditandai dengan timbulnya bercak lingkaran di kulit.
3. Psoriasis
Penyakit ini ditandai dengan kulit kemerahan yang terjadi di kulit kepala, sikut, punggung, dan lutut, penyebabnya adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh.
4. Kanker kulit
Penyakit ini disebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang berlebihan.

P A R U – P A R U
a. Spesifikasi
Paru-paru terdiri atas dua bagian yaitu paru-paru bagian kiri dan paru-paru bagian kanan.  Paru-paru kanan lebih besar daripada paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri 3 gelambir (lobus) yaitu gelambir atas, gelambir tengah, dan gelambir bawah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri dari atas 2 gelambir yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-paru diselimuti oleh selaput yang disebut pleura. Paru-paru terletak didalam rongga dada.
b. Struktur
Paru-paru mempunyai struktur mulai dari bronkus- bronkiolus- alveolus. Paru-paru memiliki alveolus (gelembung paru-paru) kira-kira 300 juta yang identik dengan 100 kali luas permukaan tubuh (= identik 140 meter persegi). Alveolus dikelilingi oleh kapiler-kapiler darah yang membentuk jaring-jaring.
Fungsi paru-paru:
1.     sebagai alat ekskresi/pengeluaran gas CO2 dan H2O
2.    sebagai alat respirasi/pernafasan

Gambar 1.4 Bagian-bagian paru-paru


        
Kelainan/gangguan pada paru-paru
1.     Asma/bengek
Penyakit ini disebabkan oleh bronkospasme, ditandai dengan susah untuk bernafas. Asma merupakan penyempitan saluran pernapasan utama pada paru-paru.
2.    Tuberculosis/TBC
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru sehingga bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil.
3.    Pneumonia

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur yang menginfeksi paru-paru pada bagian alveolus, sehingga menyebabkan O2 susah masuk karena alveolus dipenuhi oleh cairan.